Bahasa Java

Pengenalan Bahasa Pemrograman Java

Assalamu’alaikum Wr Wb

Selamat datang di web matericoding. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang bahasa pemrograman java. Java sendiri adalah sebuah bahasa pemrograman dasar dalam sebuah pembuatan aplikasi. Java juga merupakan bahasa pemrograman yang dapat di jalankan di berbagai komputer ataupun berbagai telepon genggam. Kemudian, bahasa pemrograman java ini sendiri bisa digunakan untuk membuat sebuah game ataupun aplikasi untuk perangkat lunak maupun komputer sekalipun. Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Tutorial ini insyaAllah akan terus berlanjut sampai pada contoh-contoh programnya. Sebagai materi awal, saya akan jelaskan dulu pengenalan bahasa pemrograman java mulai dari sejarah dan contoh sederhananya.

Java adalah sebuah bahasa pemrograman dasar dalam sebuah pembuatan aplikasi. Java juga merupakan bahasa pemrograman yang dapat di jalankan di berbagai komputer ataupun berbagai telepon genggam

Sejarah Bahasa Pemrograman Java

Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.

Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai “*7” (Star Seven).

Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto. Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang.

Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer. Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.

Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995. Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja “Bapak Java”, James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi “Java”. Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).

Perkembangan Bahasa Pemrograman Java

Java menurut definisi dari Sun Microsystem adalah sekumpulan teknologi untuk membuatperangkat lunak dan menjalankannya pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Java sebagai sebuah platform, terdiri atas dua bagian utama, yaitu: (a) Java Virtual Machine (JVM), dan Java Application Programming Interface (Java API). Pada dasarnya, terdapat berbagai jenis platform (sistem operasi) tempat aplikasi/perangkat lunak berjalan, seperti: Macintosh, Microsoft Windows, Unix, Netware, Linux, dan OS/2. Seringnya, aplikasi/perang lunak yang berjalan pada suatu platform (misalnya Windows) tidak dapat dijalankan di platform yang lain (misalnya Linux) tanpa harus kompilasi ulang atau pengubahan kode program.

Java platform merupakan perangkat lunak yang menjadi mesin virtual bagi aplikasi Java untuk dieksekusi. Java berdiri di atas sebuah mesin intepreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca file bytecode (ekstensi .class) dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Jadi aplikasi Java tidak perlu dikompilasi ulang jika telah dikompilasi di suatu platform dan akan dijalankan di platform berbeda dengan saat dikompilasi, karena aplikasi Java dijalankan di atas JVM.

Platform Java terdiri dari sekumpulan library, compiler, debugger dan alat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK). Java 2 adalah generasi yang sekarang sedang berkembang dari platform Java. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka file sumber (ekstensi .java) harus dikompilasi menjadi file bytecode. Untuk menjalankan file byte-code tersebut dibutuhkan Java Runtime Environment (JRE) yang memungkinkan pemakai untuk menjalankan program Java, hanya menjalankan tidak membuat kode baru lagi. JRE terdiri dari JVM dan library Java yang digunakan.

Platform Java terdiri dari sekumpulan library, compiler, debugger dan alat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK)

Java dan class pendukungnya didistribusikan dalam tiga bagian yang masing-masing memiliki konsentrasi tersendiri, yaitu:

J2EE (Java 2 Enterprise Edition)

J2EE adalah kelompok dari beberapa API (Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE dirancang untuk membuat aplikasi yang rumit, dan sering dipandang sebagai middle-ware atau teknologi yang berjalan di server. Pada kenyataannya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu, bahkan juga mencakup teknologi yang dapat digunakan di semua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dan rutin standard untuk aplikasi client maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser.

Java 2 Enterprise Edition (J2EE) untuk aplikasi enterprise dengan focus pada pengembangan sisi webserver, termasuk seriet, JSP, EJB, XML

J2SE (Java 2 Second Edition)

J2SE adalah inti/ dasar dari bahasa pemrograman Java. JDK, tool open source dari Sun, adalah salah satu tool dari J2SE untuk mengkompilasi dan menjalankan program Java. Tool J2SE yang salah satunya adalah JDK 1.7 dapat diunduh pada http://java.sun.com/.

Java 2 Standard Edition (J2SE) untuk aplikasi desktop

J2ME (Java 2 Micro Edition)

J2ME adalah lingkungan pengembangan yang dirancang untuk meletakan perangkat lunak Java pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya dengan sumberdaya terbatas. Teknologi J2ME memiliki beberapa keterbatasan. Jika diaplikasikan pada ponsel, J2ME sangat tergantung pada perangkat (device) yang digunakan, dapat dari segi merk ponsel atau dukungan terhadap teknologi J2ME. Jadi sangat mungkin terjadi dapat berjalan dengan baik pada suatu perangkat, tetapi tidak dapat berfungsi baik pada perangkat lainnya. Keterbatasan lainnya adalah pada ukuran aplikasi, karena memori pada ponsel sangat terbatas. Bahkan sebagian ponsel tidak mengijinkan aplikasi J2ME menulis pada file, karena alasan keamanan.

J2ME membawa Java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat komputasi (selain perangkat komputer desktop) yang biasanya dengan sumberdaya lebih kecil. J2ME biasa digunakan pada telepon selular, personal digital assistants (PDA), tablet, dan sejenisnya. J2ME adalah bagian dari J2SE, sehinga tidak semua librabry yang ada pada J2SE dapat digunakan pada J2ME; Tetapi J2ME mempunyai beberapa library khusus yang tidak dimiliki J2SE.

Java 2 Micro Edition(J2ME) untuk piranti dengan sumberdaya terbatas (perangkat mobile)

Teknologi Bahasa Pemrograman Java

Java API menyediakan beberapa fitur yang menarik untuk pengembangan aplikasi, antara lain:

Applet

Java Applet merupakan program Java yang berjalan di atas browser. Penggunaan Java Applet menjadikan halaman HTML akan lebih dinamis dan menarik. Fitur ini sangat cocok untuk pengembangan aplikasi-aplikasi berbasis web

Java Networking

Java Networking merupakan sekumpulan API yang menjadikan fungsi-fungsi untuk aplikasiaplikasi jaringan. Java Networking menyediakan akses untuk TCP, UDP, IP Address dan URL, tetapi tidak untuk ICMP dikarenakan alasan keamanan.

Java Database Connectivity (JDBC)

JDBC menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk mengakses basisdata, seperti:Oracle, MySQL, PostgreSQL, atau Microsoft SQL Server.

Java Security

Java Security menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk mengatur keamanan dari aplikasi Java baik secara high level maupun low level, seperti: public/private key management and certificates.

Java Swing

Java Swing menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi GUI(Graphical User Interface) dengan model yang lebih beragam.

Java RMI

Java RMI menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi Java yang mirip dengan model RPC (Remote Procedure Call), sehingga obyek Java dapt dipanggil (call) secara remote pada jaringan komputer

Keunggulan Java

Java merupakan teknologi yang unik dan revolusioner dengan semboyan “write once run anywhere” sehingga program Java dapat dijalankan di berbagai platform sistem operasi seperti Linux, Windows maupun Unix. Berikut ini adalah beberapa kelebihan pemrograman Java dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya.

Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan di atas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebabnya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.

OOP (Object Oriented Programming – Pemrogram Berorientasi Objek), Java merupakan salah satu bahasa pemrograman dengan konsep OOP. Dimana program yang dibangun berorientasikan kepada Object. Aplikasi yang dibangun dengan konsep OOP terdiri atas object-object yang saling berhubungan

Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.

Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.

Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

Karakteristik Bahasa Pemrograman Java

Java dikenal sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi dengan karakteristik/sifat-sifat berikut:

Sederhana (Simple) ,Java dirancang untuk mudah dipelajari, khususnya bagi pemrogram C++ akan mudah sekali untuk berpindah ke Java. Selain itu pengembang Java banyak membuang fitur-fitur yang tidak diperlukan seperti pointer matematis, casting tipe implicit, struktur atau union, operator overloading, template, header filer, maupun pewarisan majemuk (multiple inheritance).

Berorientasi Objek (Object Oriented) , Java menggunakan kelas-kelas untuk mengelola kode ke dalam modul-modul logika. Pada saat runtime, program menciptakan objek dari kelas-kelas yang ada. Kelas-kelas Java dapat merupakan warisan dari kelas lain, tetapi pewarisan majemuk tidak diperkenankan.

Bertipe Statik , Semua objek yang digunakan dalam program harus dideklarasikan sebelum digunakan. Cara ini memungkinkan kompilator Java melaporkan dan melokalisir terjadinya konflik-konflik tipe.

Terkompilasi , Sebelum program Java dapat berjalan, maka harus dikompilasi oleh kompilator Java (javac). Hasil kompilasinya berupa file kode byte (bytecode), mirip dengan kode mesin, yang dapat dieksekusi di bawah sistem operasi apapun asal memiliki intepreter Java (JVM). Jadi dapat dikatakan program Java merupakan bahasa yang dikompilasi sekaligus diintepretasi.

Multi-threaded , Program Java dapat berisi eksekusi multiple threads, yang memungkinkan program mengulas citra di layar pada satu thread, sementara tetap dapat menerima masukan dari keyboard pada thread utamanya. Semua aplikasi memiliki paling tidak satu thread yang menggambarkan alur eksekusi utama program.

Contoh Program Sederhana Java

// Outputs "Hello, world!" and then exits
public class HelloWorld {
   public static void main(String args[]) {
       System.out.println("Hello, world!");
   }
}

Demikian sedikit penjelasan tentang Java, dari sejarah sampai contoh penulisan bahasa pemrograman java. Untuk postingan selanjutnya akan dijelaskan lebih detail tentang bahasa pemrograman java. Jika ada pertanyaan lebih lanjut bisa ditanyakan langsung lewat kolom kometar.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

#SalamMatericoding

Add Comment

Leave a Comment