Bahasa C++

Variabel pada Bahasa Pemrograman C++

Assalamu’alaikum,,. Selamat datang di web MateriCoding.com. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang bahasa Pemrograman C++. Pada pertemuan sebelumnya telah dibahas sedikit tentang tipe data. Dan selanjutnya kan dibahas tentang variabel pada bahasa C++ karena saling berhubungan waktu kita buat Kode Program C++.

Pengertian Variable dalam Bahasa C++

Variabel adalah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. Secara teknis, variabel merujuk ke sebuah alamat di memory komputer. Ketika kita membuat sebuah variabel, maka satu ‘slot’ memory akan disiapkan untuk menampung nilai tersebut. Setiap variabel memiliki nama yang dipakai sebagai identitas dari variabel itu.

Sesuai dengan namanya, isi variabel bisa berubah sepanjang kode program. Sebagai contoh, jika saya membuat program menghitung luas persegi, maka bisa menyiapkan variabel panjang dan lebar yang diisi angka 10 dan 12. Kemudian nanti isi variabel panjang dan lebar ini bisa ditukar dengan angka 20, 50, atau nilai lain.

Variabel juga bisa dipakai untuk menampung nilai inputan, misalnya kita ingin panjang dan lebar ini diisi oleh user (pengguna aplikasi). Terkait tentang cara input data ke dalam kode program Java akan kita bahas dalam tutorial terpisah.

Aturan Penamaan Variabel pada Bahasa C++

Penamaan variabel merujuk ke aturan identifier yang pernah kita bahas beberapa tutorial sebelumnya. Berikut aturan penamaan variabel di dalam bahasa pemrograman C++:

  • Variabel bisa terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
  • Karakter pertama dari variabel hanya boleh berupa huruf dan underscore ( _ ), tidak bisa berupa angka. Meskipun dibolehkan, sebaiknya tidak menggunakan karakter underscore sebagai awal dari variabel karena bisa bentrok dengan beberapa variabel settingan program.
  • Variabel harus selain dari keyword. Sebagai contoh, kita tidak bisa memakai kata int sebagai nama variabel, karena int merupakan keyword untuk menandakan tipe data integer.
  • Beberapa compiler bahasa C++ ada yang membatasi panjang variabel maksimal 31 karakter. Agar lebih aman, sebaiknya tidak menulis nama variabel yang lebih dari 31 karakter.

Cara Penulisan Variabel pada Bahasa C++

Ketika akan menulis variabel, dalam hampir semua bahasa pemrograman terdapat 2 proses: deklarasi dan inisialisasi.

Deklarasi adalah proses untuk memberitahukan compiler bahasa C bahwa kita akan membuat sebuah variabel. Bahasa C++ termasuk bahasa pemrograman yang menggunakan konsep strongly typed programming language, yang artinya untuk setiap variabel harus ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka bulat (integer), angka pecahan (float), huruf (char), atau yang lain.

Ketika kita ingin membuat variabel, harus ditentukan dulu apa tipe data dari variabel tersebut. Sebagai contoh, dalam kode program berikut saya mendeklarasikan 3 buah variabel:

#include<iostream>
#include<conio.h>
using namespace std;

void main(){
int a;
float b;
char c;

_getch();
}

Disini perintah int a akan membuat variabel a dengan tipe data int. Artinya variabel a hanya bisa diisi dengan angka bulat. Variabel b bertipe float, sehingga hanya bisa diisi dengan angka pecahan. Sedangkan variabel c bertipe data char yang hanya bisa diisi dengan huruf.

Setelah sebuah variabel di deklarasikan, kita bisa menginput atau memberikan nilai awal ke dalam variabel tersebut. Proses pemberian nilai awal ini dikenal dengan istilah inisialisasi.

Nilai yang diberikan harus sesuai dengan tipe data. Misalnya variabel a bertipe int, sehingga hanya bisa diisi dengan angka bulat. Berikut contoh proses deklarasi dan inisialisasi dari contoh sebelumnya:

#include<iostream>
#include<conio.h>
using namespace std;

void main(){
int a;
float b;
char c;

a=51;
b=5.5;
c='D';

_getch();
}

Sekarang masing-masing variabel sudah berisi nilai. Tanda sama dengan ( = ) disini berfungsi sebagai operator assignment, yakni operator yang akan mengisi sebuah nilai. Proses assignment dilakukan dari kanan ke kiri. Perintah a = 51 artinya memasukkan angka 51 ke dalam variabel a.

Untuk menampilkan isi dari variabel, kita bisa menggunakan perintah cout seperti contoh berikut:

#include<iostream>
#include<conio.h>
using namespace std;

void main(){
int a;
float b;
char c;

a=51;
b=5.5;
c='D';

cout <<a<<endl;
cout <<b<<endl;
cout <<c<<endl;

_getch();
}
variabel pada bahasa c++

Proses deklarasi dan inisialisasi variabel juga bisa dilakukan sekaligus, seperti contoh berikut:

#include<iostream>
#include<conio.h>
using namespace std;

void main(){
int a=51;
float b=5.5;
char c='D';

cout <<a<<endl;
cout <<b<<endl;
cout <<c<<endl;

_getch();
}

Sekarang variabel ab dan c masing-masing sudah berisi nilai awal.

Kita juga bisa mendeklarasikan beberapa variabel dalam 1 baris perintah, selama variabel tersebut memiliki tipe data yang sama, seperti contoh berikut:

#include<iostream>
#include<conio.h>
using namespace std;

void main(){
int a,b,c;

a=4;
b=9;
c=12;

cout <<a<<endl;
cout <<b<<endl;
cout <<c<<endl;

_getch();
}

Contoh Program

Setelah variabel di deklarasikan dan diberikan nilai awal, kita bisa mengubah nilai-nilai ini sepanjang kode program. Berikut contohnya:

#include<iostream>
#include<conio.h>
using namespace std;

void main(){
int a,b,c;

a = 5;
b = a;
a = a + b;
c = b + b + a;

cout <<a<<endl;
cout <<b<<endl;
cout <<c<<endl;

_getch();
}

Untuk hasilnya seperti berikut:

Hasil program

Untuk penjelasannya, di awal kode program saya mendeklarasikan 3 buah variabel: ab, dan c. Variabel a kemudian diisi dengan angka 5 dengan perintah a = 5.

Selanjutnya terdapat perintah a = a + b. Kembali, proses pemberian nilai (assignment) akan dilakukan dari sisi kanan tanda sama dengan ( = ) terlebih dahulu.

Berapakah hasil dari a + b? karena a dan b sama-sama bernilai 5, maka hasilnya adalah 10. Angka enam ini akan menjadi nilai baru untuk variabel a. Nilai variabel a yang sebelumnya 5, akan tertimpa menjadi 10.

Proses terakhir adalah  c = b + b + a. Kembali, kita selesaikan dulu perhitungan di sisi kanan, yakni b + b + a. Variabel b saat ini bernilai 5, sedangkan variabel a sudah bernilai 10 akibat perintah sebelumnya. Sehingga proses yang terjadi adalah 5+ 5+ 10= 20. Angka 20 ini akan menjadi nilai inputan untuk variabel c.

Dari penjelasan diatas, maka hasil akhir variabel a akan berisi angka 10, variabel b angka 5, dan variabel c angka 20.

Demikian penjelasan tentang variabel pada bahasa C++. Jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan lewat kolom komentar. Sekian terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

#SalamMatericoding

(Sumber)

Add Comment

Leave a Comment