Bahasa Java

Variabel pada Bahasa Pemrograman Java

Assalamu’alaikum, Selamat datang di matericoding.com. Pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan tutorial mengenai bahasa pemrograman java. Pada pertemuan sebelumnya, telah dibahas mengenai tipe data pada bahasa java. Dan untuk kali ini kita bahas mengenai variabel pada bahasa pemrograman java.

Pengertian Variable pada Bahasa Java

Variabel adalah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. Secara teknis, variabel merujuk ke sebuah alamat di memory komputer. Ketika kita membuat sebuah variabel, maka satu ‘slot’ memory akan disiapkan untuk menampung nilai tersebut. Setiap variabel memiliki nama yang dipakai sebagai identitas dari variabel itu.

Sesuai dengan namanya, isi variabel bisa berubah sepanjang kode program. Sebagai contoh, jika saya membuat program menghitung luas persegi, maka bisa menyiapkan variabel panjang dan lebar yang diisi angka 10 dan 12. Kemudian nanti isi variabel panjang dan lebar ini bisa ditukar dengan angka 20, 50, atau nilai lain.

Variabel juga bisa dipakai untuk menampung nilai inputan, misalnya kita ingin panjang dan lebar ini diisi oleh user (pengguna aplikasi). Terkait tentang cara input data ke dalam kode program Java akan kita bahas dalam tutorial terpisah.

Aturan Penamaan Variabel pada Bahasa Java

Aturan penamaan variabel merujuk ke syarat identifier yang pernah kita bahas pada tutorial sebelumnya, yakni Aturan Dasar Penulisan Kode Program Bahasa Java.

Berikut saya sajikan kembali aturan penamaan variabel di dalam bahasa pemrograman Java:

  • Variabel bisa terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
  • Karakter pertama dari variabel hanya boleh berupa huruf dan underscore ( _ ), tidak bisa berupa angka.
  • Variabel harus selain dari keyword. Sebagai contoh, kita tidak bisa memakai kata int sebagai nama variabel, karena int merupakan keyword untuk menandakan tipe data integer.
  • Nama variabel sebaiknya ditulis menggunakan gaya penulisan camelCase, dimana setiap kata juga diawali dengan huruf besar, kecuali kata pertama dan tanpa spasi. Contoh: panjang, panjangSegitiga, atau luasSegitiga.

Cara Penulisan Variabel pada Bahasa Java

Ketika akan menulis variabel, dalam hampir semua bahasa pemrograman terdapat 2 langkah: deklarasi dan inisialisasi.

Deklarasi adalah proses untuk memberitahu compiler bahasa Java bahwa kita akan membuat sebuah variabel. Bahasa Java termasuk bahasa pemrograman yang menggunakan konsep strongly typed programming language, yang artinya untuk setiap variabel harus ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka bulat (integer), angka pecahan (float), huruf (char), atau yang lain.

Sebagai contoh, dalam kode program berikut saya mendeklarasikan 4 buah variabel:

public class ProgramLatihan {

    public static void main(String[] args) {
        int panjang;
        double luas;
        char huruf;
        String alamat;
    }
}

Disini perintah int panjang akan membuat variabel panjang dengan tipe data int. Artinya variabel panjang hanya bisa diisi dengan angka bulat. Variabel luas bertipe double, sehingga bisa menampung angka pecahan. Variabel huruf bertipe char, sehingga bisa menampung 1 karakter. Dan variabel alamat bertipe data String yang hanya bisa diisi dengan 1 kalimat.

Setelah sebuah variabel di deklarasikan, kita bisa menginput atau memberikan nilai awal ke dalam variabel tersebut. Proses pemberian nilai awal ini dikenal dengan istilah inisialisasi.

Nilai yang diberikan harus sesuai dengan tipe data. Misalnya variabel hasil bertipe int, maka hanya bisa diisi dengan angka bulat. Berikut contoh proses deklarasi dan inisialisasi dari kode sebelumnya:

public class ProgramLatihan {

    public static void main(String[] args) {
        int panjang;
        double luas;
        char huruf;
        String alamat;

        panjang = 5;
        luas = 20.4;
        huruf = 'B';
        alamat = "Mliwis Cepogo Boyolali";
    }
}

Sekarang masing-masing variabel sudah berisi nilai. Tanda sama dengan ( = ) disini berfungsi sebagai operator assignment, yakni operator yang akan mengisi sebuah nilai. Proses assignment dilakukan dari kanan ke kiri. Perintah panjang= 5 artinya memasukkan angka 5 ke dalam variabel hasil.

Untuk menampilkan isi dari variabel, kita bisa pakai perintah System.out.println() seperti contoh berikut:

public class ProgramLatihan {

    public static void main(String[] args) {
        int panjang;
        double luas;
        char huruf;
        String alamat;

        panjang = 5;
        luas = 20.4;
        huruf = 'B';
        alamat = "Mliwis Cepogo Boyolali";

        System.out.println(panjang);
        System.out.println(luas);
        System.out.println(huruf);
        System.out.println(alamat);
    }
}

Hasil run variabel pada bahasa pemrograman java

Proses deklarasi dan inisialisasi variabel juga bisa dilakukan sekaligus dalam 1 baris statement:

public class ProgramLatihan {

    public static void main(String[] args) {
        int panjang = 5;
        double luas = 20.4;
        char huruf = 'B';
        String alamat = "Mliwis Cepogo Boyolali";

        System.out.println(panjang);
        System.out.println(luas);
        System.out.println(huruf);
        System.out.println(alamat);
    }
}

Sekarang setiap variabel sudah berisi nilai awal, yang berasal dari gabungan proses deklarasi dan inisialisasi.

Kita juga bisa mendeklarasikan beberapa variabel dalam 1 baris perintah, selama variabel tersebut memiliki tipe data yang sama. Berikut contohnya:

public class ProgramLatihan {

    public static void main(String[] args) {
        int a,b,c;
        a=10;
        b=90;
        c=76;

        System.out.println(a);
        System.out.println(b);
        System.out.println(c);
    }
}

Contoh Program

Setelah variabel di deklarasikan dan diberikan nilai awal, kita juga bisa mengubah nilainya sepanjang kode program seperti contoh di bawah ini:

public class ProgramLatihan {

    public static void main(String[] args) {
        int a, b, c;

        a = 5;
        b = a;
        a = a + b;
        c = b + b + a;
        
        System.out.println(a);
        System.out.println(b);
        System.out.println(c);
    }
}

Untuk Hasilnya sebagai berikut:

Hasil contoh program java

Untuk penjelasannya, di awal kode program saya mendeklarasikan 3 buah variabel: ab, dan c. Variabel a kemudian diisi dengan angka 5 dengan perintah a = 5.

Selanjutnya terdapat perintah a = a + b. Kembali, proses pemberian nilai (assignment) akan dilakukan dari sisi kanan tanda sama dengan ( = ) terlebih dahulu.

Berapakah hasil dari a + b? karena a dan b sama-sama bernilai 5, maka hasilnya adalah 10. Angka enam ini akan menjadi nilai baru untuk variabel a. Nilai variabel a yang sebelumnya 5, akan tertimpa menjadi 10.

Proses terakhir adalah  c = b + b + a. Kembali, kita selesaikan dulu perhitungan di sisi kanan, yakni b + b + a. Variabel b saat ini bernilai 5, sedangkan variabel a sudah bernilai 10 akibat perintah sebelumnya. Sehingga proses yang terjadi adalah 5+ 5+ 10= 20. Angka 20 ini akan menjadi nilai inputan untuk variabel c.

Dari penjelasan diatas, maka hasil akhir variabel a akan berisi angka 10, variabel b angka 5, dan variabel c angka 20.

Demikian penjelasan mengenai penggunaan variable pada bahasa pemrograman java. Jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan lewat kolom komentar.

Sekian Terimakasih.

Wassalamu’alaikum

#SalamMatericoding

(Sumber)

Add Comment

Leave a Comment